Never put off until tomorrow, what can be done today

Berikut ini adalah salah satu contoh dari proposal penelitian yang berjudul ‘MODEL SIMULASI PENGEMBANGAN INDUSTRI PERIKANAN DI KONAWEA SELATAN DENGAN PENDEKATAN SISTEM DINAMIK’ yang dibuat oleh Muhammad Kholil dan Dedi Dwiharyadi  dari Universitas Mercu Buana.

1. Latar Belakang

Daerah Indonesia wilayah Timur Khususnya Kapupaten Konawea Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara masih jauh tertinggal dibandingkan Indonesia Wilayah Barat, Selain jauh dari pusat Pemerintahan Wilayah Timur pembangunannya relatif lambat, termasuk sektor Industri kelautan di Kabupaten Konawea Selatan

Masalah-masalah klasik yang ada diwilayah  ini antara lain keterbatasan kualitas SDM, Sumberdaya keuangan, terbatasnya infra struktur/sarana dan prasarana, ketertinggalan teknologi. Keinginan kuat Pemda Konawea Selatan cq Dinas Kelautan untuk meningkatkan ketertinggalan tersebut dilakukan dengan pembuataan Model Pengembangan Industri Kelautan di Kabupaten Konawea Selatan

Model tersebut dibuat dengan menggunakan pendekatan Sistem Dinamik,dimulai dari pembuatan model mental yang merupakan Maping dari sistem nyata industri kelautan yang kemudian dipecah menjadi 4 sub sistem model sdm, sub sistem model penangkapan ikan, sub sistem model pasar dan sub sistem model konsumsi. Dari model mental yang disebut CLD kemudian dilanjutkan mmbuat model komputer dan melakukan validasi dengan uji konsistensi.

2. Tujuan

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Membuat Model Dinamik Industri Kelautan di Kabupaten Konawea Selatan

2. Memilih teknologi yang cocok untuk mengoptimalkan produksi

3. Membuat kebijakan Industri kelautan secara sistemik untuk peningkatan produksi kelautan

Hasil penelitian ini akan dapat memberikan kontribusi sebagai berikut:

Dari Hasil eksperimen yang dilakukan di Lab Komputer FTI Mercubuana dengan memakai software POWERSIM maka ditemukan leverage atau faktor-faktor yang paling berpengaruh sebagai pengungkit  yaitu, Regulasi Pemda, Kualitas SDM dan Teknologi yang bila dirubah sedikit saja sistem secara keseluruhan akan berubah

Hasil Skenario yang paling optimal bisa dipakai untuk pengembangan industri perikanan di Kabupaten Konawea Selatan adalah dengan memberikan stimulus pada faktor Teknologi dari 0.38 menjadi 0,6 dan regulasi pemda dari 0.4 menjadi 0.6 maka jumlah penangkapan pertahun dari12000 ton menjadi 16464 ton dan pada skenario kedua dengan menambah tenaga kerja terampil menjadi 17404 ton.PDRB Rp 28.515.128,- menjadi Rp 40.729.766,-

Diagram Simpal Kausal merupakan model mental yang penulis buat yang berupa hubungan antara variabel-variabel yang membentuk model sistem perikanan. Dasar pembuatan model mental yang direpresentasikan dalam bentuk diagram simpal kausal ini adalah kondisi nyata keadaan perikanan yang ada di Kabupaten Konawe Selatan.

Diagram Simpal Kausal Model Perikanan di Kabupaten Konawea Selatan

Dari diagram simpal kausal  (CLD)  diatas, maka model sistem perikanan  Kabupaten Konawea Selatan dibagi menjadi 4 Sub Sistem, Yaitu

1. Sub Sistem Pasar
2. Sub Sistem Konsumsi
3. Sub Sistem Jumlah Tangkapan
4. Sub Sistem SDM

Sub Model Pasar/Penjualan

Sub model pasar yang terdiri dari Stock (Level) dan Flow (Aliran) atau sebelumnya disebut Rate konsumen rumah tangga yang dipengaruhi oleh jumlah konsumen rumah tangga,   dan jumlah tangkapan, industri pengolahan dan regulasi dari Pemda Kabupaten Konawea. Pada sub model Pasar ini penulis membatasi hanya pada hasil perikanan yang berupa hasil tangkapan dilaut, tidak termasuk budidaya perikanan yang lain.

Pasar akan meningkat dipengaruhi oleh laju konsumsi. Besarnya laju konsumsi dipengaruhi oleh besarnya konsumen rumah tangga dan besarnya permintaan industri pengolahan ikan. Besar pasar sektor Perikanan ini akan menjadikan pendapatan asli (PAD)daerah meningkat lewat restribusi/pajak yang dibebankan pada hasil penjualan. Sejalan dengan hal tersebut diatas akan meningkat pula Produk Domestik Bruto daerah tersebut (PDRB). Lihat gambar 4.3 Model Sub Sistem Pasar dibawah ini.

Model Sub Sistem Pasar

Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat dari sumber yang terkait.

sumber :

http://research.mercubuana.ac.id/proceeding/MODEL-SIMULASI-PENGEMBANGAN-INDUSTRI.doc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: